https://jpsdm.bdproject.co.id/index.php/jpsdm/issue/feedJurnal Pengabdian Sumber Daya Manusia2026-02-23T03:04:27+00:00Dr. Ifrani, S.H., M.H.ifrani@ulm.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Pengabdian Sumber Daya Manusia (JPSDM)</strong> is a scientific multidisciplinary community service journal published by Scholar Center, PT. Borneo Development Project. JPSDM covers a common issues on community services to disseminate the community service results that have been achieved in Indonesia. JPSDM published various activities of Lecturer, Students, and other Institutions in managing various potentials and challenges in society. The implementation of community service activities involving the participation of the community themselves are organized with aim for improving the social welfare.</p>https://jpsdm.bdproject.co.id/index.php/jpsdm/article/view/54Edukasi Kesadaran Hukum sebagai Pencegahan Kekerasan Seksual di Kalangan Mahasiswa2026-02-20T05:56:12+00:00Munajah Munajahmhmunajah@gmail.comNahdhah Nahdhahnahdhah@uniska-bjm.ac.idNadia Irsalina Lahizhalahizhapelajar89@gmail.com<p>Tingginya angka kekerasan seksuai di Kalimantan Selatan mencapai lebih dari 300 kasus dalam 3 tahun terakhir menunjukkan urgensi penguatan kontrol sosial dan hukum yang minim. Permasalahan utama terletak pada rendahnya kesadaran hukum masyarakat yang seringkali melakukan normalisasi kekerasan demi menghindari stigma sosial atau aib keluarga. Pengertian ini bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa sebagai agen perubahan melalui integrasi hukum nasional, seperti UU TPKS dan norma agama guna memutus rantai kekerasan seksual. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif berupa seminar dan diskusi dua arah yang dilaksanakan di ruang publik di Kota Banjarmasin. Sasaran kegiatan ini melibatkan perwakilan mahasiswa aktif dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pergeseran paradigma mahasiswa dari sikap acuh menjadi peduli terhadap kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekitar mereka. Melalui integrasi konsep dan norma agama, mahasiswa menyadari bahwa kepedulian adanya suatu tindak pidana adalah amanah moral yang menyelamatkan korban dan memberi efek jera bagi pelaku. Pada akhirnya pengabdian ini menegaskan bahwa transformasi mahasiswa menjadi penyambung lidah dapat mengaktifkan kembali fungsi kontrol hukum. Demikian untuk keberlanjutan pengabdian ini, diharapkan ada perluasan model edukasi secara masif melalui platform digital.. Sehingga mereka bisa membedakan hal-hal apa yang termasuk dalam kategori eksploitasi terhadap anak.</p>2026-02-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Sumber Daya Manusia